Nyeri, Sakit Dan Kesulitan Saat Menelan, Awas Terkena Disfagia..!!!



Nyeri, Sakit Dan Kesulitan Saat Menelan - Apakah anda merasakan sulit untuk menelan, dan terkadang disertai dengan rasa nyeri dan sakit saat menelan makanan ataupun sesuatu yang masuk ke kerongkongan anda. Awas jangan sepelekan gejala tersebut. Bisa saja anda terkena penyakit disfagia. Alangkah baiknya anda melakukan pemeriksaan lebih lanjut dengan dokter pribadi anda untuk mendiagnosis penyakit yang anda derita. Berbicara tentang penyakit disfagia, pada artikel kali ini, kami akan membahas sekilas tentang penyakit disfagia, gejala, penyebab dan cara mengobati penyakit disfagia. Untuk selanjutnya, berikut merupakan ulasan selengkapnya..



Apa Itu Penyakit Disfagia.?

Penyakit Disfagia merupakan sebuah istilah medis yang artinya sulit menelan. Bagi orang yang mengalami kondisi ini, proses penyaluran makanan atau minuman dari mulut ke dalam lambung akan membutuhkan usaha lebih besar dan waktu lebih lama dibandingkan kondisi seseorang yang sehat. Disfagia berpotensi menjadi ancaman serius terhadap kesehatan. Pada sebagian kasus, penderita bahkan tidak bisa makan atau minum sama sekali dikarenakan gejala rasa sakit yang menyertai sudah sangat parah.

Apa Saja Gejala Utama Dari Penyakit Disfagia..?

Secara umum,, penyakit disfagia memliki gejala sebagai berikut 
Rasa nyeri saat menelan
  • Makanan terasa tersangkut di dalam tenggorokan atau dada.
  • Tersedak atau batuk ketika makan dan minum.
  • Mengeluarkan air liur terus-menerus.
  • Penurunan berat badan.
  • Makanan yang sudah ditelan keluar kembali.
  • Asam lambung sering naik ke tenggorokan.
  • Sering sakit ulu hati.
  • Suara menjadi serak.
  • Penderita kerap memotong makanan menjadi kecil-kecil akibat sulit menelan atau bahkan menghindari makanan tertentu.

Apa Saja Faktor Penyebab Penyakit Disfagia.?

Beirkut merupakan beberapa faktor yang menyebabkan penyakit disfagia :
  • Menderita kondisi-kondisi yang dapat membuat esofagus (saluran makanan dari mulut ke lambung) menyempit atau kerongkongan mengalami obstruksi, misalnya penyakit asam lambung, kanker mulut dan tenggorokan, penyakit eosinophilic oesophagitis, radang esofagus karena sariawan oleh jamur atau TBC, atau Zenker diverticulum (penyakit kantong esofagus). Selain kondisi-kondisi tersebut, penyempitan esofagus juga bisa disebabkan oleh efek samping radioterapi.
  • Menderita kondisi bawaan, seperti cerebral palsy, gangguan belajar, dan bibir sumbing.
  • Menderita kondisi yang dapat mengganggu kinerja otot-otot pendorong makanan dari kerongkongan ke dalam lambung, misalnya penyakit akalasia dan scleroderma. Selain kedua kondisi tersebut, faktor umur juga bisa memperlemah kemampuan otot dalam menelan.
  • Menderita kondisi yang dapat merusak sistem saraf yang bertugas mengendalikan proses menelan, misalnya penyakit demensia, Parkinson, multiple sclerosis, penyakit neuron motorik, stroke, tumor otak, dan myasthenia gravis.
  • Menderita kondisi yang dapat mengganggu pernapasan, misalnya penyakit paru obstruktif kronik.
  • Komplikasi akibat cedera di bagian kepala atau leher.

Adapun hal hal yang menjadi resiko menderita disfagia, seperti :
  • Penuaan. Akibat penuaan alami, kerongkongan yang sudah tua, dan risiko terhadap beberapa kondisi tertentu seperti stroke atau penyakit Parkinson, lansia berisiko lebih tinggi mengalami kesulitan menelan.
  • Kondisi kesehatan tertentu. Orang-orang dengan gangguan neurologis atau sistem saraf lebih mudah mengalami kesulitan menelan.

Prosedur Pengobatan Penyakit Disfagia Yang Perlu Anda Ketahui..!!

Mengetahui penyebab disfagia secara mendasar sangat penting terhadap tingkat keberhasilan pengobatan. Agar proses menelan makanan menjadi lebih mudah, selain memberikan obat-obatan atau menerapkan prosedur pengobatan tertentu, dokter juga akan menyarankan pasien untuk beralih dari makanan padat ke makanan cair.

Jika disfagia disebabkan oleh nyeri ulu hati dan penyakit asam lambung maka biasanya dokter akan meresepkan obat-obatan yang mampu mencegah refluks atau aliran balik asam lambung ke dalam esofagus. PPI (proton pump inhibitor) dapat membantu meringankan gejala disfagia yang disebabkan oleh penyempitan atau adanya jaringan parut pada esophagus. Jika terjadi peradangan di dalam esofagus (esofagitis), maka pemberian obat kortikosteroid biasanya akan dilakukan.


Jelly Gamat QnC Untuk Pengobatan Disfagia

Selain dengan menjaga pola makan dan juga olahraga teratur, kami merekomendasikan anda untuk melakukan pengobatan dengan jelly gamat qnc. Mengapa harus jelly gamat qnc. Karena jelly gamat qnc memiliki komposisi utama yaitu teripang emas fresh. Dimana teripang emas tersebut sangatlah baik dan diperlukan oleh pengobatan penyakit ini.

Makanan Yang Dianjurkan Untuk Penderita Jantung Bocor

Selain itu juga, jelly gamat qnc memiliki komposisi perpaduan bahan bahan alami yang baik untuk pengobatan penyakit kronis dan nonkronis dan memiliki legalitasn resmi dari departemen kesehatan Republik Indonesia Dengan No  109321601291-1229 dan Sertifikat Kehalalanya dari Majelis Ulama Indonesia serta aman untuk dikonsumsi oleh semua usia baik itu bayi, anak anak, remaja, dan juga lansia bahkan ibu hamil atau menyusui.

Untuk pemesanan Anda Bisa Klik Gambar Dibawah Ini

Makanan Yang Dianjurkan Untuk Penderita Jantung Bocor




Posted By : Jelly Gamat QnC

0 Response to "Nyeri, Sakit Dan Kesulitan Saat Menelan, Awas Terkena Disfagia..!!!"

Posting Komentar